Sinergi DPRD dan Petani: Hearing Bahas Serangan Hama Wereng di Kota Pariaman

Pariaman – Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc., menggelar hearing bersama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Pariaman pada Selasa (16/9) untuk membahas persoalan serius yang tengah dihadapi para petani, yakni serangan hama wereng yang merusak lahan pertanian. Dari empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman, tercatat tiga kecamatan sudah terdampak serangan hama tersebut. Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan petani karena dapat berpengaruh pada hasil panen dan kesejahteraan mereka. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan KTNA menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Pariaman segera mengambil langkah cepat dan tepat guna mengatasi penyebaran hama. Selain itu, KTNA juga menekankan pentingnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah kota dengan pemerintah desa dalam memperhatikan kebutuhan dan perlindungan petani. Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc., menyambut baik aspirasi yang disampaikan para petani. Ia menegaskan DPRD siap bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya untuk menindaklanjuti serta mencari solusi efektif dalam menangani permasalahan hama wereng ini. “Kami memahami keresahan para petani. DPRD siap bersama-sama dengan pemerintah kota untuk mengambil langkah nyata agar masalah ini bisa segera diatasi. Pertanian adalah salah satu tulang punggung masyarakat, dan sudah sepatutnya kita beri perhatian khusus,” ujar Muhajir Muslim. Sementara itu, anggota KTNA Kota Pariaman, Rahayadi Diningrat, menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang baik dari Ketua DPRD. “Kami berterima kasih karena aspirasi kami diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Pariaman. Harapan kami ke depan, kolaborasi dan kerjasama antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa semakin solid. Kami juga berharap agar permasalahan hama wereng ini bisa segera ditanggulangi sehingga petani tidak terus dirugikan,” ungkap Rahayadi. Dengan adanya hearing ini, diharapkan muncul langkah-langkah strategis yang bisa memberikan perlindungan maksimal kepada petani, sehingga keberlangsungan sektor pertanian di Kota Pariaman tetap terjaga.

Resmikan SMAIT ATTIN Sumbar, Ketua DPRD Kota Pariaman Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berakhlak

Pariaman, 1 September 2025 — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc. Menghadiri acara Peresmian Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) ATTIN Sumatera Barat yang dilaksanakan pada Senin (1/9). Acara ini menjadi momentum penting dalam pengembangan pendidikan berbasis Islam terpadu di daerah, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dan masyarakat terhadap peningkatan kualitas generasi muda. Pendidikan Islami Terpadu sebagai Jawaban Zaman SMAIT ATTIN Sumatera Barat hadir sebagai lembaga pendidikan yang mengusung konsep terpadu, yakni memadukan ilmu pengetahuan modern dengan pendidikan agama Islam. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu menjadi jawaban atas tantangan zaman yang menuntut generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman, berkarakter, dan berakhlak mulia. Peresmian ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, turut hadir pula Kepala Cabang Dinas Wilayah II, Pengawas SMAIT ATTIN Sumbar, tokoh masyarakat, pemerhati pendidikan, serta masyarakat luas. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan dukungan penuh terhadap SMAIT ATTIN sebagai lembaga yang diharapkan mampu melahirkan lulusan berkualitas dan berdaya saing tinggi. Sambutan Ketua DPRD Kota Pariaman Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, memberikan apresiasi besar atas berdirinya SMAIT ATTIN Sumatera Barat. Menurutnya, pendidikan Islam terpadu adalah kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang dapat memengaruhi karakter generasi muda. “SMAIT ATTIN hadir bukan sekadar sekolah, tetapi pusat pembinaan generasi. Kita ingin anak-anak kita tumbuh sebagai pribadi yang cerdas, berdaya saing, namun tetap berpegang pada nilai agama dan budaya. Inilah investasi terbaik bagi masa depan bangsa,” ujar Muhajir Muslim. Ia menambahkan, DPRD Kota Pariaman mendukung penuh inisiatif-inisiatif di bidang pendidikan, terutama yang berbasis agama dan budaya lokal. Dukungan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Harapan ke Depan Muhajir Muslim berharap SMAIT ATTIN dapat menjalankan program-program unggulan, mulai dari penguatan literasi dan numerasi, pembelajaran berbasis riset, hingga kegiatan ekstrakurikuler yang menumbuhkan kepemimpinan, kemandirian, dan keterampilan sosial. Lebih jauh, ia menekankan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam mencetak generasi emas Indonesia. “Kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan anak-anak kita mendapat pendidikan terbaik. SMAIT ATTIN adalah salah satu ikhtiar nyata untuk mewujudkannya,” tambahnya. Penegasan Nilai Adat dan Agama Ketua DPRD juga mengingatkan bahwa masyarakat Minangkabau memiliki falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Filosofi ini harus terus menjadi dasar dalam mendidik generasi muda agar tidak kehilangan identitas budaya dan nilai keislaman. “Pendidikan tidak hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga soal pembentukan karakter. SMAIT ATTIN harus mampu menjadi benteng moral sekaligus ladang ilmu bagi generasi penerus bangsa,” pungkas Muhajir Muslim. Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan pengguntingan pita, doa bersama, dan ramah tamah antara tokoh masyarakat, pengelola sekolah, dan para tamu undangan. Kehadiran Ketua DPRD Kota Pariaman dalam peresmian SMAIT ATTIN Sumatera Barat menjadi bukti nyata dukungan DPRD terhadap penguatan pendidikan Islam terpadu sebagai pondasi bagi pembangunan daerah dan bangsa di masa depan.

Sinergi Adat dan Pemerintahan, Ketua DPRD Hadiri Pati Ambalau KAN Pasa Pariaman

Pariaman, 3 September 2025 — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc. Menghadiri acara Pengukuhan (Pati Ambalau) Pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pasa Pariaman di Masjid Raya Kota Pariaman, Rabu (3/9). Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, niniak mamak, pemuda, hingga masyarakat luas yang antusias menyaksikan prosesi sakral pengukuhan tersebut. KAN sebagai Penjaga Marwah Adat Kerapatan Adat Nagari (KAN) merupakan lembaga adat tertinggi dalam sistem pemerintahan nagari di Minangkabau. Lembaga ini berperan penting dalam menjaga, melestarikan, sekaligus menegakkan nilai-nilai adat Minangkabau yang berlandaskan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Dengan dikukuhkannya pengurus baru KAN Pasa Pariaman, diharapkan lahir kepemimpinan adat yang lebih solid dan mampu menjawab tantangan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya Minangkabau yang menjadi identitas masyarakat Pariaman. “Adat dan budaya adalah ruh yang mengikat masyarakat Minangkabau. Dengan adanya pengurus KAN yang baru ini, kita berharap dapat semakin memperkokoh persatuan masyarakat, menjaga marwah adat, sekaligus mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah. DPRD tentu siap bersinergi dan berkolaborasi,” ungkap Muhajir, Ketua DPRD Kota Pariaman. Ketua DPRD juga menekankan bahwa KAN memiliki peran strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan melalui pendekatan adat, sehingga tercipta suasana aman, tenteram, dan damai di tengah masyarakat. Prosesi Pati Ambalau Prosesi Pati Ambalau sebagai inti acara pengukuhan berjalan penuh kekhidmatan. Para tokoh adat membacakan sumpah dan doa, dilanjutkan dengan penyerahan simbol adat kepada pengurus baru sebagai tanda sahnya kepemimpinan. Suasana semakin khidmat ketika hadirin bersama-sama mengucapkan doa agar pengurus KAN yang baru diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas. Harapan ke Depan Pengukuhan pengurus KAN Pasa Pariaman bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi tonggak baru dalam memperkuat peran adat di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern. Ketua DPRD menegaskan bahwa DPRD dan pemerintah daerah siap membuka ruang sinergi dengan KAN dalam berbagai bidang, baik dalam penyelesaian sengketa adat, penguatan karakter generasi muda, hingga pelestarian budaya lokal. “Kota Pariaman tidak hanya dikenal dengan potensi pariwisata dan kemaritiman, tetapi juga kekayaan adat dan budayanya. KAN sebagai lembaga adat tertinggi di nagari memiliki peran yang sangat besar untuk mengawal warisan budaya ini agar tetap lestari, relevan, dan bisa diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkas Ketua DPRD. Acara ditutup dengan jamuan sederhana serta ramah tamah antara tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat. Kehadiran Ketua DPRD Kota Pariaman dalam acara ini menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung peran adat dan budaya sebagai pondasi penting pembangunan daerah.

Dilepas Bukan Berarti Terputus, Ketua DPRD Kota Pariaman Hadiri Tasyakuran dan Pelepasan Siswa SMP IT Mutiara

Pariaman, 10 Mei 2025 — Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, menghadiri kegiatan tasyakuran akhirussanah dan pelepasan siswa-siswi Generasi XIII SMPIT Mutiara Pariaman. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut menjadi momen penting bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan jenjang SMP. Dalam sambutannya, Muhajir menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia juga memberikan pesan penuh makna kepada para lulusan agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di SMPIT Mutiara. “Dimoment pelepasan siswa ini, makna kata Dilepas bukan berarti terputus. Tetap ingat almamater yang telah membentuk karakter dan dasar ilmu kalian. Terus jalin silaturahmi, dan bawa nama baik sekolah di mana pun kalian melangkah,” pesan Muhajir. Lebih lanjut, Muhajir berharap agar para siswa yang dilepas dapat terus mengeksplorasi kemampuan diri, memperluas wawasan, dan meningkatkan hafalan yang telah dimiliki. Ia menekankan pentingnya membangun generasi muda yang bermartabat, kuat secara akhlak dan intelektual, serta berkualitas dalam segala aspek kehidupan. “Semoga adik-adik semua bertebaran menjadi generasi bangsa yang membanggakan. Terus tingkatkan hafalan, kembangkan potensi, dan jadilah pelajar yang tangguh menghadapi masa depan,” tambahnya. Kegiatan tasyakuran ini turut dihadiri oleh para orang tua siswa, dewan guru, serta tokoh masyarakat. Rangkaian acara diisi dengan penampilan seni, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta prosesi pelepasan yang dikemas berupa wisuda tahfidz berlangsung penuh haru. Acara ini menjadi bukti bahwa SMPIT Mutiara Pariaman tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman bagi para siswanya. Menutup sambutannya, Muhajir Muslim memanjatkan doa khusus untuk SMP IT Mutiara: “Semoga SMPIT Mutiara terus berkembang, menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Qur’ani, berprestasi, dan berakhlakul karimah. Semoga para guru diberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan dalam mendidik anak-anak bangsa. Aamiin.” tutup Muhajir.

Studium General IAI Sumbar: Al-Azhar, DPRD, dan Masa Depan Pendidikan Kota Pariaman

Pariaman, 28 Juni 2025 — Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc., menjadi Speaker 1 dalam kegiatan Studium General yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam (IAI) Sumatera Barat pada Sabtu, 28 Juni 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Eksistensi Pendidikan di Timur Tengah: Peluang dan Tantangan Bagi Mahasiswa Indonesia.” Acara tersebut turut menghadirkan Speaker 2, Dr. Ramat, S.Pd.I., M.Pd., dan dimoderatori oleh (c)Dr. Hamzah Irfanda, S.Sos., M.Sos., yang dikenal sebagai akademisi muda dengan pengalaman luas di bidang sosial dan pendidikan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Sumatera Barat, Dr. Novi Yanti, S.E., M.M., yang dalam sambutannya menyampaikan harapan agar IAI Sumbar ke depan dapat menjalin kemitraan strategis dengan DPRD Kota Pariaman, khususnya dalam upaya bersama memajukan pendidikan di Kota Pariaman. “Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif sangat penting untuk menciptakan kebijakan pendidikan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rektor. Dalam pemaparannya, Muhajir Muslim, Lc. — alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (lulusan tahun 2018) — menekankan pentingnya pengalaman belajar di Timur Tengah dalam membentuk karakter, wawasan global, serta kedalaman ilmu keislaman. Ia menyebutkan bahwa Al-Azhar bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga simbol moderasi Islam dan pusat peradaban dunia. “Pendidikan di Al-Azhar mengajarkan kita untuk tidak hanya memahami teks agama, tapi juga konteks sosial. Inilah nilai yang harus kita bawa pulang dan kembangkan di Indonesia,” tutur Muhajir dalam paparannya sebagai Speaker 1. Sementara itu, Dr. Ramat, S.Pd.I., M.Pd. sebagai Speaker 2, menyoroti peluang studi lanjut ke Timur Tengah serta kontribusi alumni Timur Tengah terhadap dunia pendidikan Islam di Indonesia. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari mahasiswa dan dosen. Sesi diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan antusiasme peserta terhadap isu pendidikan internasional serta peluang pengembangan diri melalui studi luar negeri. Studium General ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi lebih luas antara IAI Sumatera Barat dan DPRD Kota Pariaman dalam pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan Islam yang berkualitas.

Sinergi Lawan Narkoba: DPRD dan Forkopimda Pariaman Gali Ilmu ke BNN Lido

Lido, 6 Mei 2025 — Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim bersama Wali Kota Pariaman dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya melaksanakan kunjungan studi tiru ke Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berlokasi di Lido, Jawa Barat, pada Selasa, 6 Mei 2025. Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak BNN LIdo. Studi tiru ini bertujuan untuk mempelajari sistem dan mekanisme layanan rehabilitasi yang diterapkan di pusat rehabilitasi nasional tersebut, guna menjadi bahan rujukan dalam pengembangan upaya penanggulangan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika di Kota Pariaman. Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir, Muslim, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pemerintah daerah membentuk layanan rehabilitasi terpadu di tingkat kota. “Kita ingin melihat langsung bagaimana tata kelola, sistem pelayanan, serta sinergi antara pemerintah dan BNN dalam menangani rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba,” ujarnya. Wali Kota Pariaman menambahkan bahwa Kota Pariaman berkomitmen dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba melalui pendekatan yang holistik. “Kunjungan ini membuka wawasan kita untuk membangun sistem yang adaptif dan sesuai dengan kondisi di daerah,” ujarnya. Rombongan juga berdiskusi langsung dengan para tenaga profesional di Balai Besar Rehabilitasi BNN serta meninjau fasilitas layanan medis, psikososial, dan pembinaan yang disediakan bagi para klien rehabilitasi. Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, berharap hasil dari kunjungan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan pembentukan pusat rehabilitasi terpadu di Kota Pariaman. Ia juga menekankan pentingnya dukungan anggaran, regulasi, dan kolaborasi antarinstansi agar program rehabilitasi ini benar-benar dapat menyentuh masyarakat yang membutuhkan. “Kami ingin Kota Pariaman memiliki sistem rehabilitasi yang humanis dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya nyata melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” ungkapnya. Dengan adanya studi tiru ini, Pemerintah Kota Pariaman bersama DPRD dan Forkopimda bertekad untuk meningkatkan kesadaran serta layanan bagi masyarakat yang terdampak narkotika, guna menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari narkotika, psikotoprika, dan zat adiktif lainnya.

HUT ke-23 PKS, Ketua DPRD Pariaman Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Pelayanan untuk Rakyat

Jakarta, 30 April 2025 — Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, turut hadir dalam kegiatan Konsolidasi Nasional dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pimpinan dan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Indonesia. Acara ini berlangsung pada tanggal 28 hingga 30 April 2025 di Jakarta, dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Partai PKS ke-23. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan dan anggota Fraksi PKS dari tingkat DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota se-Indonesia. Konsolidasi dan bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan sinergi seluruh kader PKS dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, serta memperkuat soliditas partai menjelang tahun politik. Dalam sambutannya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menekankan pentingnya menjaga semangat pelayanan kepada rakyat dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di setiap tingkatan pemerintahan. Muhajir Muslim menyambut baik kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen PKS dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada rakyat. “Kegiatan ini sangat penting sebagai sarana untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan visi seluruh anggota legislatif PKS se-Indonesia. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam memperingati 23 tahun perjuangan PKS di tengah masyarakat,” ungkapnya. Muhajir juga berharap, melalui kegiatan ini, seluruh anggota Fraksi PKS dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik untuk pembangunan daerah masing-masing, termasuk Kota Pariaman. Perayaan HUT PKS ke-23 juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, keumatan, serta diskusi strategis yang mencerminkan semangat transformasi dan pengabdian partai kepada bangsa dan negara. Harapan dari HUT ke-23 Di akhir kegiatan, Muhajir Muslim menyampaikan harapannya agar seluruh kader dan anggota Fraksi PKS, khususnya yang berada di daerah, dapat membawa semangat dan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini untuk diterapkan dalam kerja-kerja nyata di lapangan. “Saya berharap hasil dari konsolidasi dan bimtek ini bisa memperkuat peran kami di daerah, agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu menghadirkan kebijakan yang solutif dan berpihak kepada rakyat. Semoga semangat ulang tahun PKS ke-23 ini menjadi pemacu semangat kita untuk terus melayani, membela, dan bekerja untuk rakyat,” tutup Muhajir.

Ketua DPRD Apresiasi Gebrakan Wali Kota Yota Balad: Jaminan Sosial untuk Tokoh Agama dan Adat Resmi Diluncurkan

Pariaman, 24 April 2025 — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman, Muhajir Muslim, Lc menghadiri acara launching Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Petugas Keagamaan dan Lembaga Adat, yang berlangsung di Aula Balai Kota Pariaman, Kamis (24/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Pariaman yang digagas oleh Wali Kota Pariaman terpilih, Bapak Yota Balad, bersama Wakil Wali Kota Bapak Mulyadi. Program ini diluncurkan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan sosial bagi petugas keagamaan seperti imam masjid, garin, guru mengaji, pendeta, serta pemangku adat dan unsur lembaga adat yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kota Pariaman. Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Pariaman menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Ia menyebutkan bahwa program ini adalah langkah strategis yang menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap tokoh-tokoh masyarakat yang selama ini berkontribusi menjaga kerukunan, budaya, dan nilai-nilai keagamaan. “Kami dari DPRD menyambut baik dan mendukung penuh program yang digagas oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman ini. Perlindungan jaminan sosial ini sangat penting agar para petugas keagamaan dan tokoh adat kita dapat menjalankan tugas mereka dengan aman dan tenang,” ujar Ketua DPRD. Program ini mencakup jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM), yang diselenggarakan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Melalui perlindungan ini, para penerima manfaat diharapkan mendapatkan kepastian serta jaminan sosial yang layak. Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Mulyadi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, tokoh agama, pimpinan lembaga adat, serta unsur Forkopimda dan OPD terkait. Dengan peluncuran program ini, Pemerintah Kota Pariaman menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian terhadap seluruh elemen masyarakat, khususnya mereka yang selama ini menjadi penjaga moral, spiritual, dan adat istiadat di tengah kehidupan sosial. Diharapkan, dengan adanya program ini, para petugas keagamaan dan tokoh adat di Kota Pariaman dapat menjalankan peran sosial dan spiritualnya dengan rasa aman dan terlindungi. Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program perlindungan sosial ini sebagai wujud hadirnya negara di tengah masyarakat, tanpa terkecuali. Launching program ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun sistem perlindungan sosial yang inklusif di Kota Pariaman. Kehadiran Ketua DPRD dan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah daerah menunjukkan sinergi nyata dalam menghadirkan keadilan sosial dan kepastian perlindungan bagi para tokoh agama dan adat yang menjadi pilar moral dan budaya di tengah masyarakat.

Muhajir Muslim Dilantik Wakil Ketua Mabicab Kota Pariaman

Pariaman, 18 April 2025 — Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 16 Kota Pariaman. Pelantikan tersebut berlangsung pada hari Jumat, 18 April 2025, di Aula Balaikota Pariaman. Pelantikan mabicab ini merupakan bagian dari upaya penguatan struktur organisasi Gerakan Pramuka di tingkat daerah dalam rangka mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berwawasan kebangsaan. Acara pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat dan dihadiri oleh Wali Kota Pariaman, pimpinan OPD, pengurus Mabicab, para ketua kwartir ranting, serta para pembina dan anggota Pramuka se-Kota Pariaman. Muhajir Muslim menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan dan berkomitmen untuk turut serta memajukan Gerakan Pramuka di Kota Pariaman. “Pramuka adalah wadah pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan generasi muda. Saya siap mendukung penuh setiap program dan kegiatan yang bertujuan untuk membangun generasi yang tangguh dan berintegritas,” ujar Muhajir. Muhajir yang dikenal sebagai Ketua DPRD Kota Pariaman yang masih muda, juga menyampaikan harapannya agar Gerakan Pramuka di Kota Pariaman terus berkembang dan menjadi motor penggerak kegiatan positif bagi kalangan pelajar dan pemuda. “Saya berharap Pramuka di Pariaman terus maju dan berkembang. Ini penting untuk menciptakan generasi muda yang aktif, kreatif, serta memiliki semangat kebangsaan dan cinta tanah air,” tambahnya. Tak hanya itu, Muhajir juga mendorong seluruh sekolah di Kota Pariaman untuk menjadikan Pramuka sebagai bagian integral dari proses pendidikan karakter bagi para siswa. “Saya mengajak seluruh sekolah untuk menjadikan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter. Lewat kegiatan Pramuka, siswa bisa belajar kepemimpinan, kedisiplinan, gotong royong, dan nilai-nilai luhur yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya. Muhajir Muslim dilantik Wakil Ketua Mabicab Kota Pariaman. Pelantikan ini menandai dimulainya langkah baru dalam sinergi antara legislatif dan gerakan kepemudaan, khususnya Pramuka, dalam membangun Kota Pariaman yang lebih baik melalui pengembangan sumber daya manusia sejak usia dini.

Ayah Tewas Ditabrak Anak, Ketua DPRD Kunjungi Rumah Duka

Pariaman Timur, 16 April 2025 — Duka mendalam menyelimuti warga IV Angkek Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, setelah seorang ayah meninggal dunia akibat ditabrak oleh anak angkatnya sendiri. Peristiwa tragis ini menyita perhatian publik, terlebih karena pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Menanggapi kejadian ini, Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, yang juga merupakan tokoh masyarakat di Padusunan, langsung mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. “Saya sangat prihatin dan berduka atas musibah ini. Kita semua tidak menyangka peristiwa seperti ini bisa terjadi, terlebih melibatkan hubungan keluarga antara ayah dan anak,” ujar Muhajir. Dalam kesempatan tersebut, Muhajir berharap agar proses penyelesaian kasus ini bisa segera dilakukan dengan cara yang bijaksana, memperhatikan kondisi kejiwaan pelaku dan kondisi psikologis keluarga yang ditinggalkan. “Jika benar anak tersebut mengalami gangguan jiwa, maka tentu perlu ada pendekatan yang lebih manusiawi dan berbasis medis. Saya berharap pihak kepolisian, tenaga kesehatan, dan dinas terkait bisa segera mengambil langkah-langkah terbaik,” jelasnya. Lebih lanjut, Muhajir Muslim juga menyatakan bahwa ia akan segera berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja untuk menanyakan kemungkinan adanya santunan yang dapat diberikan kepada keluarga korban. “Saya akan menanyakan langsung ke Jasa Raharja, apakah dalam kasus seperti ini ada ruang untuk memberikan santunan. Setiap bentuk bantuan tentu sangat berarti bagi keluarga yang sedang mengalami kesulitan,” tambahnya. Warga sekitar menyambut baik kehadiran Muhajir Muslim, yang dinilai selalu cepat tanggap dalam menyikapi persoalan-persoalan sosial di masyarakat. Mereka berharap agar kasus ini dapat segera ditangani dan tidak menimbulkan trauma berkepanjangan bagi keluarga yang ditinggalkan. Peristiwa tragis yang menimpa seorang ayah di Padusunan menjadi perhatian serius di tengah masyarakat. Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, menunjukkan empati dan kepedulian dengan mengunjungi rumah duka serta berkomitmen untuk mengupayakan bantuan melalui koordinasi dengan Jasa Raharja. Ia juga mendorong penanganan kasus ini secara bijaksana dan manusiawi, mengingat pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Sikap tanggap dan kehadiran langsung dari Ketua DPRD diapresiasi warga, yang berharap kejadian ini segera ditangani dengan baik demi mencegah dampak psikologis lanjutan bagi keluarga korban.

#pkspelayanrakyat

Partai Keadilan Sejahtera berkomitmen penuh untuk menjadi pelayan Rakyat Indonesia

seorang da’i lulusan Universitas Al Azhar Mesir yang kini berkhidmat sebagai Ketua DPRD Kota Pariaman #ustadketua

muhajirmuslim.id@gmail.com

0812678910

© 2023 Created with love by brandingbisnis.com